"Sesuatu yang baik akan dihadapi dengan kesulitan (ujian) untuk mendapatkannya, dan sesuatu yang buruk akan dimudahkan jalannya"
Ya, kalimat dari sahabat saya yang paling dekat (Ryo) ini emang singkat. Tapi artinya dalam dan menurut saya begitulah hidup. Untuk mendapatkan sesuatu yang baik kita harus teruji terlebih dulu, supaya kita dapat mempertahankan apa yang kita raih melalui ujian yang kita terima. Sementara, untuk mendapatkan sesuatu yang buruk, jalannya bakal terasa lebih mudah. Karena itu kita dengan mudahnya melepas sesuatu yang tidak baik dalam hidup kita. Contoh yang sering kita dengar, untuk mencari musuh itu mudah tetapi untuk mencari teman itu susah. Permusuhan bukan hal yang baik, dan untuk melepas kita dari orang-orang yang tidak baik buat kita juga bukan hal yang susah. Kita tidak peduli kalau orang itu tidak bertemen dengan kita karena memang dia bukan teman yang kita harapkan (baca : tidak baik). Tetapi untuk mencari teman yang baik itu bukan hal yang mudah, karena kita tidak tau diri mereka sepenuhnya. Dan begitu kita mendapatkan teman yang baik, akan menjadi susah juga buat kita untuk melepas mereka dari kita. Contoh lain, untuk berbuat curang itu gampang, selalu ada jalannya untuk curang. Tapi untuk berlaku jujur itu susah, karena manusia banyak yang membohongi hati mereka sendiri. Bagi mereka yang mendapatkan sesuatu dengan cara yang curang, maka pencapaian itu tidak akan bertahan lama dan pasti hilang. Sementara orang yang mencapai sesuatu dengan cara yang benar, jujur, dan baik, pencapaiannya akan terasa lama dan seperti sebuah kemenangan. Makanya, kalau kita memang sungguh-sungguh ingin mencapai sesuatu yang baik, jangan pernah menyerah terhadap ujian-ujian yang ada saat kita berjuang mendapatkannya.
"Seorang pecundang adalah seseorang yang takut untuk menghadapi sesuatu yang dia tau sulit dan dia tidak bisa, sementara seorang pemenang adalah seseorang yang berani menghadapi dan melewati sesuatu yang sulit dan dia pasti bisa, minimal sebagai pemenang atas dirinya sendiri"
Masih kalimat dari Ryo sahabat dekat saya, yang menjelaskan ke kita semua perbedaan mencolok dari seorang pecundang dan seorang pemenang. Seorang pecundang pasti akan kabur dari masalah yang dia hadapi, takut untuk berjuang dan menghadapi tantangan yang dia rasa dia tidak akan bisa melewatinnya. Artinya seorang pecundang tidak akan mengambil tindakan apa-apa saat dia sedang dihadapi dalam masalah, dia lebih memilih untuk diam dan menunggu semuanya terlupakan. Sayangnya seorang pecundang lupa bahwa sesuatu yang terlupakan belum tentu terselesaikan! Tapi bagi seorang pemenang, dia akan maju menghadapi apa yang ada di depannya, tidak peduli berat, sulit, atau bahkan menderita kekalahan sekalipun. Setidaknya dia telah menang atas dirinya sendiri dan itu lebih baik daripada seseorang memilih untuk kabur. Jadi, kita tinggal pilih kita mau jadi apa, pecundang, atau pemenang?
Ya, kalimat dari sahabat saya yang paling dekat (Ryo) ini emang singkat. Tapi artinya dalam dan menurut saya begitulah hidup. Untuk mendapatkan sesuatu yang baik kita harus teruji terlebih dulu, supaya kita dapat mempertahankan apa yang kita raih melalui ujian yang kita terima. Sementara, untuk mendapatkan sesuatu yang buruk, jalannya bakal terasa lebih mudah. Karena itu kita dengan mudahnya melepas sesuatu yang tidak baik dalam hidup kita. Contoh yang sering kita dengar, untuk mencari musuh itu mudah tetapi untuk mencari teman itu susah. Permusuhan bukan hal yang baik, dan untuk melepas kita dari orang-orang yang tidak baik buat kita juga bukan hal yang susah. Kita tidak peduli kalau orang itu tidak bertemen dengan kita karena memang dia bukan teman yang kita harapkan (baca : tidak baik). Tetapi untuk mencari teman yang baik itu bukan hal yang mudah, karena kita tidak tau diri mereka sepenuhnya. Dan begitu kita mendapatkan teman yang baik, akan menjadi susah juga buat kita untuk melepas mereka dari kita. Contoh lain, untuk berbuat curang itu gampang, selalu ada jalannya untuk curang. Tapi untuk berlaku jujur itu susah, karena manusia banyak yang membohongi hati mereka sendiri. Bagi mereka yang mendapatkan sesuatu dengan cara yang curang, maka pencapaian itu tidak akan bertahan lama dan pasti hilang. Sementara orang yang mencapai sesuatu dengan cara yang benar, jujur, dan baik, pencapaiannya akan terasa lama dan seperti sebuah kemenangan. Makanya, kalau kita memang sungguh-sungguh ingin mencapai sesuatu yang baik, jangan pernah menyerah terhadap ujian-ujian yang ada saat kita berjuang mendapatkannya.
"Seorang pecundang adalah seseorang yang takut untuk menghadapi sesuatu yang dia tau sulit dan dia tidak bisa, sementara seorang pemenang adalah seseorang yang berani menghadapi dan melewati sesuatu yang sulit dan dia pasti bisa, minimal sebagai pemenang atas dirinya sendiri"
Masih kalimat dari Ryo sahabat dekat saya, yang menjelaskan ke kita semua perbedaan mencolok dari seorang pecundang dan seorang pemenang. Seorang pecundang pasti akan kabur dari masalah yang dia hadapi, takut untuk berjuang dan menghadapi tantangan yang dia rasa dia tidak akan bisa melewatinnya. Artinya seorang pecundang tidak akan mengambil tindakan apa-apa saat dia sedang dihadapi dalam masalah, dia lebih memilih untuk diam dan menunggu semuanya terlupakan. Sayangnya seorang pecundang lupa bahwa sesuatu yang terlupakan belum tentu terselesaikan! Tapi bagi seorang pemenang, dia akan maju menghadapi apa yang ada di depannya, tidak peduli berat, sulit, atau bahkan menderita kekalahan sekalipun. Setidaknya dia telah menang atas dirinya sendiri dan itu lebih baik daripada seseorang memilih untuk kabur. Jadi, kita tinggal pilih kita mau jadi apa, pecundang, atau pemenang?
- Sesungguhnya sesudah kesulitan terdapat kemudahan -

0 comments:
Post a Comment